Timnas Indonesia; Sebuah Ejakulasi Dini Tanpa Hasil

Semalam kita dipertontonkan pertandingan yang tak ubahnya sebuah pertarungan David vs Goliath.

Semalam timnas U-23 Sea Games bermain sangat buruk. Mulai dari koordinasi antar pemain yang kacau, konsetrasi yang pecah, hingga oper-operan yang tidak tepat. Ingat, oper-operan bola merupakan sebuah teknik paling dasar dalam sepak bola dan timnas U-23 sudah gagal dalam melakukannya.

“Indonesia Bisa! Indonesia Juara!” – begitu terus komentator berteriak,

Timnas U-23 seakan membuat setiap pendukungnya berejakulasi. Mereka membuat kita semua berharap tinggi dengan kemenangan 6-1 dan 2-1 atas Kamboja dan Filipina. Namun ketika melawan Thailand, timnas U-23 berejakulasi dini tanpa hasil.

Entah apa yang mereka tunjukkan di lapangan tadi malam. Hanya melihat pemain Thailand menguasai bola hingga dengan mudahnya mencetak gol.

Apakah kurang sebuah dukungan semangat dari Raisa?

Banyak netizen bilang timnas Indonesia sudah jatuh mentalnya ketika gol pertama terjadi. Come on, itu bukan alasan. Sepak bola adalah tentang siapa yang dapat mencetak gol lebih banyak.

Bukankah kalah sudah menjadi kebiasaan timnas di usia manapun? Bukankah timnas memang selalu kalah ketika tampil penuh ekspektasi? Bukankah demikian? Ah, sudah iyakan saja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s