Ternyata Wahabi?!

TERLANJUR DISANJUNG-SANJUNG TERNYATA WAHABI

Oleh Siswo Kusyudhanto

Kisah lucu dari seorang teman tentang tetangganya yang baru pulang dari Umroh…
Begitu pulang dari umroh, biasalah, para tetangga pada kumpul tanya tanya bagaimana perjalanan umrohnya dan kabar disana.
Setelah cerita ini dan itu sampailah cerita tentang ceramah di Masjid Nabawi yang disampaikan seorang ustadz dari Indonesia.
Dia menceritakan kebanggaannya kalau di masjid Nabawi sudah ada orang indonesia yg ceramah disana.

Dia bilang seumur umur baru kali itu dengar ada seorang ustadz ceramah tentang kesyirikan yg sangat detail dan didukung dalil sahhih, baik dari Al-Quran dan Hadist-hadist sahhih, sehingga dia mengerti benar bahaya syirik dalam beragama.
Saking senengnya dengan kajiannya sampai dia ambil foto itu ustadnya, dan menunjukkan kepada para tetangga.

Capture

Setelah banyak cerita tentang kajian dan memuji materi yang dibawakan oleh ustadz Indonesia itu, lantas ada tetangga yang biasa mengikuti kajian sunnah bilang kalau ustadz yg di foto itu namanya Ustad Firanda Adirja yang suka di cap wahabi oleh kebanyakan orang di Indonesia.

Saat itu juga langsung dia terdiam seribu bahasa, disatu sisi dia sangat benci wahabi dan disisi lain dia terlanjur menyanjung orang yang disebut wahabi.

Sungguh benar kalau para penentang dakwah Ustadz Firanda Andirja MA itu hanya korban dari hasutan orang orang yg jahil. Mereka membuat fitnah ditengah umat muslim agar kebenaran tidak terkuak, dan juga mungkin kepentingan ekonomi serta politiknya tidak terganggu dengan makin luasnya dakwah Sunnah ditengah masyarakat, waallahua’lam.

Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [Al Hujurat : 6]. Dalam ayat ini, Allah melarang hamba-hambanya yang beriman berjalan mengikut desas-desus. Allah menyuruh kaum mukminin memastikan kebenaran berita yang sampai kepada mereka. Tidak semua berita yang dicuplikkan itu benar, dan juga tidak semua berita yang terucapkan itu sesuai dengan fakta.

Sumber: https://www.instagram.com/p/BlWpu61h3Sv/?taken-by=dakwah_tauhid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s